Departemen Akuntansi FEB UI Gelar Research Sharing Session Bahas Peran Readability dalam Key Audit Matters terhadap Akurasi Prediksi Analis
Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) kembali menyelenggarakan kegiatan Research Sharing Session sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat budaya akademik dan mendorong diseminasi hasil penelitian di lingkungan Departemen Akuntansi FEB UI. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 21 April 2026, pukul 14.00 – 16.00 WIB, bertempat di Ruang Istama, Gedung Departemen Akuntansi FEB UI.
Mengangkat topik “Understanding Key Audit Matters: How Readability Boosts Analyst Forecast Precision in Indonesia’s Early Implementation”, kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Prof. Dr. Aria Farah Mita, S.E., M.S.M. selaku Guru Besar Departemen Akuntansi dan Yudhistira Dharma Putra, S.E., M.Sc. selaku dosen Departemen Akuntansi. Penelitian yang dipresentasikan dalam kegiatan ini telah dipublikasikan dalam jurnal internasional bereputasi.
Acara diawali dengan pembukaan oleh moderator yang memandu jalannya kegiatan. Selanjutnya, Prof. Desi Adhariani, S.E., M.Si., Ph.D. selaku Ketua Departemen Akuntansi memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya forum research sharing sebagai sarana untuk bertukar gagasan, memperkaya perspektif akademik, serta mendorong kolaborasi penelitian di antara sivitas akademika. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas publikasi ilmiah yang dihasilkan oleh Departemen Akuntansi.
Memasuki sesi inti, Prof. Aria Farah Mita dan Bapak Yudhistira Dharma Putra memaparkan latar belakang dan motivasi penelitian yang berangkat dari fenomena masih terbatasnya kajian yang menyoroti kualitas penyampaian informasi dalam Key Audit Matters (KAM). Selama ini, penelitian lebih banyak berfokus pada keberadaan KAM dalam laporan auditor, tanpa memperhatikan apakah informasi tersebut mudah dipahami oleh pengguna laporan keuangan.
Dalam konteks pasar berkembang seperti Indonesia, tingkat asimetri informasi yang relatif tinggi membuat peran keterbacaan (readability) menjadi semakin krusial. Keterbacaan memengaruhi kemampuan analis dalam memproses informasi yang disajikan, sehingga berdampak langsung pada kualitas keputusan yang diambil, termasuk dalam penyusunan prediksi kinerja perusahaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbacaan KAM memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penurunan tingkat kesalahan prediksi analis (analyst forecast error). Dengan kata lain, semakin mudah KAM dipahami, semakin akurat prediksi yang dihasilkan oleh analis. Temuan ini menunjukkan bahwa kejelasan dalam penyampaian informasi audit bukan hanya aspek teknis penulisan, tetapi juga memiliki implikasi ekonomi yang nyata.
Selain menyampaikan hasil penelitian, narasumber juga membagikan pengalaman dalam proses publikasi di jurnal internasional, termasuk tahapan revisi berdasarkan masukan dari reviewer. Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam proses tersebut antara lain perbaikan penyajian tabel, penambahan analisis metodologis, serta penguatan argumen terkait mekanisme penelitian. Pengalaman ini memberikan wawasan praktis bagi peserta mengenai dinamika proses publikasi ilmiah.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung secara aktif dan interaktif. Peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa mengajukan berbagai pertanyaan terkait metodologi penelitian, interpretasi hasil, hingga implikasi praktis dari temuan penelitian. Diskusi yang terjadi mencerminkan antusiasme peserta serta relevansi topik yang dibahas dengan perkembangan praktik dan riset di bidang akuntansi.
Sebagai penutup, Ibu Nur Arifah selaku moderator menyampaikan rangkuman singkat serta mengapresiasi partisipasi seluruh peserta dan narasumber. Kegiatan ditutup dengan harapan bahwa Research Sharing Session ini dapat terus menjadi agenda rutin yang memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta peningkatan kualitas riset di Departemen Akuntansi FEB UI.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sivitas akademika tidak hanya memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran keterbacaan dalam komunikasi audit, tetapi juga terdorong untuk menghasilkan penelitian yang inov atif, relevan, dan berdampak bagi perkembangan ilmu akuntansi serta praktik profesional di masa mendatang.
